Jodoh yg Sejati Membawa Diri Makin Dekat dengan ALLAH dan Nabi

TIDAK SANGGUP HIDUP HINA TANPA PERJUANGAN BAHKAN RELA MATI SYAHID KERNA AGAMA DAN PERJUANGAN

------------MENDAMBa SYAHID fi SABILILLAH-----------

Tuesday, December 27, 2011

Umur Saidatina Aisyah Ketika Berkahwin Dengan Nabi Muhammad SallaLlahu 'alaihi wasallam Dimasukkan oleh IbnuNafis

Oleh : Ustaz Muhammad Husni Ginting

Seorang ulama di india yang bernama Habibur Rahman Shiddiqi al-Kandahlawi telah menulis sebuah buku tentang umur Sayyidah Aisyah kawin dengan Rasulullah s.a.w. mungkin tujuan orang tersebut baik, tetapi jika dilihat dari efek negatifnya lebih besar dan menghancurkan sendi agama islam, kenapa saya katakan demikian? sebab beliau telah membuat orang islam ragu dengan kesohihan kitab Sohih Bukhari, sebahagian teman yang membaca permasalahan ini hanya memikirkan tentang satu permasalahan akal dan adat kebiasaan, tetapi permasalahannya adalah mencakup keberadaan pembesar-pembesar ulama islam yang telah dipercaya berabad-abad untuk di ikuti, hal ini dianggap mempermainkan sunnah dan menolak kitab Sohih Bukhari, kita masih ingat tentang hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam permasalahan di sihirnya Rasulullah s.a.w. ada sebahagian orang yang tidak mempercayai hal tersebut dan bahkan menolak hadis tentang tersihirnya Rasulullah adalah hadis yang dibuat-buat, tetapi ulama ahli sunnah wal jama`ah telah menolak seluruh dakwaan mereka dan menjelaskan bahwa hadis itu sohih, terlebih-lebih terdapat di dalam sohih Bukhari, yang jelasnya anda perlu melihat kembali kedudukan Sohih Bukhari didalam pandangan ulama ahlu Sunnah wal Jama`ah, Bagaimana pendapat anda jika seorang tidak percaya dengan Sohih Bukhari, saya kira orang tersebut tidak pantas di gelar ahlu sunnah wal jama`ah, mari kita lihat komentar Imam al-Hafizh Ibnu Hajar di dalam kitabnya al-Isobah fi Tamyizi Sohabah :
Berkata al-hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani :

" Aisyah binti Abu Bakar as-Shiddiq - telah terdahulu nasabnya didalam biografi ayahandanya Abdullah bin Abu Qahafah r.a, ibunya bernama Ummu Rumman binti `Aamir bin Uwaimir al-Kinaniyyah, dilahirkan setelah diutusnya Rasulullah s.a.w. sebagai Rasul empat tahun atau lima tahun, telah tsabit didalam Sohih al-bukhari bahwa Rasulullah saw telah mengawininya ketika beliau berumur enam tahun, menurut satu pendapat tujuh tahun, dan mungkin dapat digabungkan perselisihan pendapat ini dengan cara bahwa umur beliau telah sempurna enam tahun dan masuk kepada tujuh tahun, dan Rasulullah tinggal serumah dengan Sayyidah Aisyah ketika umurnya sembilan tahun

( lihat Isobah fi Tamyizi as-Sohabah : 4 / 478 ).

lihat juga ungkapan al-hafizh Ibnu Katsir seorang ulama yang sangat benci dengan syi`ah :

" adalah umur Sayyidah `Aisyah ketika kawin enam tahun, kemudian Rasul serumah dengannya ketika beliau ( Aisyah ) berumur sembilan tahun"
. ( lihat Bidayah Wa an-Nihayah : 8 /85 , terbitan Darul Manar Cairo ).

Lihat juga ungkapan dan nukilan Imam al-Hafizh Ibnu Abdul Bar ( wafat 463 H ) di dalam kitabnya al-Isti`ab :
" Aisyah Binti Abu Bakar shiddiq r.a. isteri Nabi Muhammad s.a.w., telah terdahulu kisah ayanya didalam bab yang khusus, ibunya Ummu Rumman binti `Aamir bin Uwaimir bin Abdu Syamsi bin`Attab bin Adzinah bin Saba` bin Dahman bin al-Harits bin Ghanam bin Malik bin Kinanah.

Rasulullah saw mengawininya di Makkah dua tahun sebelum hijrah, ini adalah pendapat Abu Ubaidah, sementara pendapat yang lainnya mengatakan tiga tahun sebelum hijrahnya nabi, ketika itu beliau ( Aisyah ) masih berumur enam tahun, dalam satu pendapat mengatakan tujuh tahun, dan Rasulullah mulai hidup bersamanya di kota Madinah ketika beliau berumur sembilan tahun, Aku tidak pernah mengetahui adanya perselisihan pendapat diantara ulama dalam permasalahan ini ( permasalan tinggal bersamanya Rasul beserta Aisyah ).
( Lihat al-Isti`ab Fi Asma`i al-Ash-Hab :4 /171 , terbitan Maktabah Mesir ).

Penulis ( Muhammad Husni Ginting ) cukupkan nukilan tiga orang tokoh ahli sejarah dan ahli hadis yang profesional dan terpercaya dalan nukilannya, agar anda melihat siapa yang sebenarnya berbicara dengan fakta yang nyata, tidak perlu menggunakan akal dan adat karena adat berbeda setiap saat, waktu dan tempat, sementara akal membenarkan terjadinya pernikahan Rasulullah.

Didalam ungkapan Imam al-hafizh Ibnu Abdul Bar sangat nyata sekali bahwa beliau memutuskan tidak adanya perbedaan pendapat didalam masa tinggal bersamanya Rasulullah dengan Aisyah di kota Madinah.


Setelah itu mari kita lihat hadis-hadis yang telah diriwayatkan oleh Imam Bukhari didalam Sohihnya, adapun sebab saya belakangkan riwayat Sohih Bukhari karena kita mesti melihat komentar ulama besar yang hidup setelahnya, adakah disana terdapat kritikan dalam masalah tersebut atau tidak, ternyata seluruh ulama sepakat dengan kesohihan hadis yang terdapat di kitab Sohih Bukhari, perlu kita ketahui bahwa Imam Bukhari telah menyebutkan tentang permasalahan ini didalam kitabnya lebih dari enam tempat diantaranya :

1- Kitab Manaqib al-Ansor, Bab Tazwiji an-Nabi saw Aisyah Wa Qudumiha Ila al-Madinah Wa Bina`ihi Biha, hadis nomor 3894.

2 - Kitab Manaqib al-Ansor Bab Tazwiji an-Nabi saw Aisyah Wa Qudumihi Ila al-Madinah Wa Bina`ihi Biha, hadis nomor 3896.

3 - Kitab an-Nikah , Bab Inkahi ar-Rajul Waladahu as-Shighar, nomor 5133.

4 - Kitab an-Nikah, bab Tazwiji al-Abi Ibnatahu Min al-Imam, nomor 5134.

5 - Kitab an-Nikah, bab Man Bana Bi Imara`atihi wahiya binti Tis`a Sinin, nomor 5158.

Mari kita lihat salah satu hadis yang telah diriwayatkan oleh Imam Bukhari :

قال البخاري : حدثنا محمد بن يوسف : حدثنا سفيان عن هشام، عن أبيه ،عن عائشة رضي الله عنها : أن النبي صلى الله عليه وسلم تزوجها وهي بنت ست سنين ، وأدخلت عليه وهي بنت تسع، ومكثت عنده تسعا

Artinya : Berkata Imam Bukhari : Menceritakan kepada kami Muhammad bin yusuf, berkata ia : Menceritakan kepad kami Sufyan dari riwayat Hisyam, dari riwayat ayahnya, dari riwayat Aisyah r.a : Bahwasanya Nabi s.a.w. menikahinya ketika umur beliau enam tahun, dan hidup serumah dangannya ketika umur beliau ( Aisyah ) sembilan tahun, dan beliau hidup beserta Rasul selama sembilan tahun.
( H.R Bukhari : 5133 ) .

Adapun pendapat Syeikh Habibur Rahman al-Kandahlawi mengenai hadits yang telah Imam Bukhari sebutkan bukan hadis Rasul sehingga boleh di tolak lihat kata-kata beliau :

Berkata Habibur Rahman al-Kandahlawi :
" Kami telah mengkaji dengan terperinci hadis yang di riwayatkan oleh Hisyam. Untuk kajian ini kami telah mengumpulkan bukti-bukti dari pada kitab Sohih Bukhari, Sohih Muslim , Sunan Abu Daud, Jami` Tirmidzi, Sunan Ibnu Majah, Sunan Darimi dan Musnad al-humaidi, setelah menela`ah kitab-kitab tersebut, sesuatu kemusykilan telah timbul, sebahagian perawi mengatakan riwayat tersebut sebagai kata-kata Aisyah, sedangkan setengah yang lain mengatakannya sebagai kata-kata Urwah. Yang pasti ia bukan kata-kata Nabi Muhammad s.a.w. sendiri. ia sama ada kata-kata `Aisyah ataupun kata-kata Urwah yang merupakan seorang tabi`in, jika riwayat ini adalah perkataan Urwah , ia tidak mempunyai apa-apa nilai dalam Syari`ah. Dan kita juga tahu bahwa apabila berlaku perbedaan pendapat sama ada suatu riwayat itu Muttashil ( bersambung ) atau Mauquf ( terputus ) ulama hadis pada umumnya akan mengatakan ianya sebagai Mauquf. Berdasarkan prinsif ini bolehlah disimpulkan bahwa riwayat ini adalah cerita sejarah oleh Urwah ( dan bukan hadis ) dan tidak berdosa menolak kata-kata Urwah.


Komentar penulis ( Muhammad Husni Ginting ) : Hadis ini sebenarnya telah diriwayatkan oleh Urwah dan disandarkan ceritanya kepada Sayyidah `Aisyah sebagimana yang tertulis didalam Sohih Bukhari dan telah diceritakan oleh Urwah juga tanpa menyandarkan cerita itu kepada `Aisyah, cerita yang telah diungkapkan oleh Urwah bukanlah Mauquf tetapi Mursal sebab cerita ini ada kaitannya dengan Rasulullah s.a.w. karena setiap hadis yang bersangkut paut dengan perkataan, perbuatan, keadaan sifat dan sebagainya yang diriwayatkan oleh Tabi`in tanpa menyebutkan sahabat dihukumkan Mursal oleh ulama hadits, sementara didalam riwayat yang lain Urwah telah menyandarkan riwayat tersebut kepada `Aisyah, dengan begitu jadilah riwayat Mursal tadi menjadi Mausul ( bersambung ), sebab itulah Imam Bukhari keluarkan didalam kitabnya, bukan seperti apa yang di ungkapkan oleh Syeikh Habibur Rahman, kalaupun ungkapan itu adalah kata-kata `Aisyah tetap saja hadis itu dihukumkan hadis Marfu` sebab hadis ini menceritakan hal keadaan Rasulullah.

Anda mesti memahami kaedah yang telah ulama hadis tentukan dalam memahami muttashil atau munqathi`nya tersebut, sebahagian dari kaedah tersebut adalah :

1 - Jika seorang perawi meriwayatkan hadis yang terdapat didalamnya cerita atau kejadian, maka jika yang diriwayatkan terjadi diantara Nabi s.a.w. dan para sebahagian sahabat, sementara si perawi seorang sahabat dan menyaksikan kejadian tersebut maka hukumnya adalah Muttashil.

Kaedah ini seperti kejadian diatas, perawinya `Aisyah, kejadian tersebut diantara Nabi dan `Aisyah, dan `Aisyah menyaksikan kejadian tersebut.

2 - Jika perawinya Sahabat tetapi tidak menyaksikan kejadian tersebut maka dihukumkan Mursal Sahabat, dan mursal sahabat boleh di jadikan hujjah.

3 - Jika perawinya seorang Tabi`in maka dihukumkan Munqati` (terputus sanadnya).

4 - Jika perawi seorang Tabi`in meriwayatkan dari pada seorang Sahabat dan ia menyaksikan kejadian tersebut maka dihukumkan Muttashil, jika perawi tidak menyaksikan kejadian tersebut tetapi kejadian tersebut disandarkan kepada seorang sahabat maka hukumnya hukum Muttashil.

5 - Jika perawi seorang Tabi`in yang tidak menyaksikan kejadian dan tidak menyandarkan kejadian tersebut kepada sebahagian sahabat maka hukumnya hukum Munqati`.

( Lihat al-Mulah Min Masa`ili al-Musthalah : 126, DR. Nasir Abdul Aziz al-Kamar ).

Dari kaedah ini kita mengetahui betapa jauhnya dugaan Syeikh Habibur Rahman al-Kandahlawi.

Dengan begitu hadis yang telah diriwayatkan oleh Urwah dihukumkan Muttashil sebab beliau telah sandarkan kepada Sayyidah `Aisyah.

Adapun hujjah Syeikh Abdur Rahman al-Kandahlawi yang menyatakan bahwa yang meriwayatkan dari Hisyam adalah ulama-ulama Kufah, sementara ulama -ulama terkenal dengan aqidah mereka yang Syi`ah maka jawabanya sebagai berikut:

Penulis ( Muhammad Husni Ginting ) : Adapun ulama yang meriwayatkan hadis ini dari Hisyam adalah :

1 - Sufyan Bin Unayyah : beliau adalah ulama besar yang agung dan terpercaya seluruh ulama islam memuji dan memulyakannya, berasal dari kufah tetapi tinggal di Makkah, lahir 107 hijriyah meninggal dunia di Makkah tahun 198 hijriyah.

Berkata Imam Syafi`i : Kalaulah tidak karena Imam Malik dan Imam Sufyan niscaya hilanglah ilmu hijaz. Berkata Imam al-`Ijli : Ahli Kufah yang Tsiqah, Tsabat dalam hadis, bagus hadisnya, dia tergolong orang bijaksana dari golongan ahli hadis. berkata Imam `Ali al-Madini : tidak ada diantara muridnya Imam az-Zuhri yang lebih profisional dari Imam Ibnu Uyainah. Berkata Imam Ahmad : Tidak pernah ku lihat seorang ahli fiqih yang lebih mengetahui al-Qur`an dan sunnah kecuali Beliau . ( Tahdzibu at-Tahdzib : 2 / 721 ).

2 - Sufyan Bin Said at-Tsauri : Beliau adalah ulama besar dan kepercayaan umat, meninggal dunia pada tahun 161 hijriyah. Berkata Imam Syu`bah, Ibnu Unayyah, Abu `Ashim, Ibnu Ma`in dan selain mereka : " Sufyan Amirul Mukminin didalam ilmu Hadis. Berkata Imam Ibnu Mahdi : Imam Wahab lebih mengunggulkan Sufyan ats-Tsauri dari Imam Malik dalam hafalan. Berkata Abdullah bin Mubarak : Aku menulis hadis dari seribu seratus Syeikh, tidak ada yang paling afdhol kecuali Sufyan ats-Tsauri. ( Tahdzib at-Tahdzib : 2 / 715 ).

Berkata al-Hafizh adz-Dzahabi : Beliau seorang Yang Tsiqah, Tsabat dan al-Hafizh ( al-KAsyif : 1 / 379 )

3 - Ali bin Mushir
4 - Abu Mu`awiyah al-Farid.
5 - Waki` bin Bakar .
6 - Yunus bin Bakar.
7 - Abu Salamah.
8 - Hammad bin Zaid.
9 - Abdah bin Sulaiman.

Dan lain-lainnya.

Penulis hanya menyebutkan dua orang ulama saja dengan biografi mereka, sebab mereka berdua adalah ulama umat yang telah sepakat seluruh ulama ahlussunnah dalam keagungan dan ke tsiqahan mereka berdua, bagaimana boleh Syeikh Habiburrahman menuduh mereka dengan pendustaaan dan penipuan, tidak ada satupun ulama islam yang menyebutkan bahwa mereka berdua bermazhabkan syi`ah, bahkan mereka berdua adalah pemimpin ulama ahlussunnah.


Sampai disinilah dulu pembahasan dalam masalah perkawinan Sayyidah `Aisyah r.a., insyaallah akan saya sambung kepada hujjah yang berikutnya.

Rujukkan :

1 - al-Jami` Sohih Bukhari terbitan Darus Salam Riyadh.

2 - Kasyif karangan Imam adz-Dzahabi, cetakan Darul Kutub Hadisah, Kairo.

3 - Tahdzibu at-Tahdzib Fi Rijali hadis, karangan al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani, Darul Kutubu al-Ilmiyyah Bairut.

4 - Fathu al-Baari , karangan al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani, terbitan Dar al-Manar, Cairo.

5 - al-Isti`ab Fi Asma`i al-Ash-Hab, karangan al-Hafizh Ibnu Abdul Bar cetakan Maktabah Mesir Kairo.

6 - al-isobah Fi Tamyizi Sohabah, karangan al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqolani, terbitan Maktabah Mesir Kairo.

Sumber : Http://Allangkati.Blogspot.Com

Curi Gitar tak per,curi hati..jangan !! Hatiku buat ALLAH cuma..

Bismilahirahmanirahiim..
Allahumma solli A'la Saiyidina Muhammad..

Alhamdulilah.Allah masih memberi ruang dan peluang pada ana untuk mencoretkan sesuatu yang mungkin berguna di masa akan datang.Menulis adalah merupakan hobi ana sebenarnya.Dikenali lebih sebagai seorang yang pendiam dan agak penyegan menjadikan ana seorang yang tidak banyak berbicara atau mungkin first impression adalah seorang yang sukar didekati atau sombong mungkin.Minta maaf kalau sikap ana yang agak pendiam menyebabkan kalian salah faham.Namun apabila ana berhenti menulis,itu tandanya ana tersangat kehilangan kata kata.Atau juga semangat.Laju rasanya tangan ini ingin mencatitkan sesuatu.Menyegarkan kembali ruangan yang kian lemah agaknya ini.Lemah seperi tuannya barangkali.

Iman manusia seperti ombak ada turun ada naik.Ana tidak lari juga dari hati yang sering berbolak balik.Sampai pada suatu ketika itu,ana benar merasakan begitu rindu untuk berjumpa denganNya.Dunia ini ibarat penjara bagi mukmin.Bukan berputus asa tentang hidup.Cuma adakalanya kehilangan sesuatu.mungkin sudah pergi separuh keberkatan dalam hidup hingga semua pandangan mata terasa hambar.

Kesibukan dunia.Kesibukan dunia yang kosong yang menghambarkan hati ana sebenarnya.Sibuk dengan pelbagai aktiviti program hingga  wirid dan zikir yang biasa dibaca ditinggalkan.

Teringat.Teringat kata2 Murabbina.Doa Murabbina.Pesanan Murabbina.
Rindu.


Ya,ALLAH..

Air mata mengalir saat ini.Duhai hati,mengapa kau begitu rapuh?Jiwa begitu sensitif?
Kenapa? Lantaran dosa yang begitu banyak barangkali.

Malam itu,usai solat hajat perdana Batch kami.Pulang agak lambat.Terus baring atas katil.Niat nak terlelap kejap.Terasa sanga lemah hati.Mujahadah

Mujahadah lah walaupun dirasakan tidak ikhlas kerna mujahadah itu permulaan untuk istiqamah.Terpandang wajah Habib Umar.ALLAHURABBI.Bertambah rindu ahlul bait itu.

Terus ana jadi semangat balik.Memang Rasulullah datang membawa rahmat hingga akhir zaman.

Ya,ALLAH..Betapa ana sangat teringin pergi ke Hadramaut,Yaman.Bumi berjuta para wali ALLAH di sana.Khamis lepas bersama2 adik Ribat Az Zahra bermain percussion Rabuka bersama.Berjumpa adik Syarifah Nur Aimi yang merupakan cucu cicit Habib Umar.Ya,ALLAH.Alangkah kecil sahaja dunia ini.

Teringat beberapa bulan lepas,tatkalan ada majlis mawlid di Masjid Panglima bersama Ustaz Uwais ,guru talaqi kami.Berjumpa dengan kanak2 berusia 3tahun.Dia sangatlah manja.Asyik nak deduk atas riba ana sahaja.Terasa sangat rapat dan sayang sungguh.Rupanya kanak2 itu adalah adik Syarifah.

Subhanallah.(^_^)

ALLAH masih belum mengurniakan rezeki pada ana untuk berjumpa Habib Umar.Tapi keturunannya sudah ketemu.InsyaALLAH.



Ya,ALLAH..berikanlahkeberkatan dalam masa.harta.ilmu dan usia.

Rindu ingin berjumpa Murabbina Ustaz Muhadir dan Sheikh Nuruddin.

Semoga ALLAH memakbulkan doa Murabbina Ustaz Muhadir agar menjadikan ana Mua'ddibah dan Muhazzibah(Wanita yang beradab dan manis) dan doa Murabbina Sheikh Nuruddin Marbu al Banjari Al Makki agar memberi kebaikan dalam urusan ana dan doa Sheikh Fahmi Zamzam yang mendoakan keberkatan dalam urusan ana.

Tak lupa sahabat2 lain.

Ya,ALLAH..jangan Kau jadikan dunia tujuan hidupku..jauhilah aku dari sifat riak mahupun ujub tanpa ku sedari..Ameen..

Curi Gitar tak per,curi hati..jangan !! Hatiku buat ALLAH cuma..

Sunday, December 18, 2011

Bangga Menjadi Perempuan

Bismillahirahmanirahiim..

Siapa kata jadi perempuan itu senang?
Perlu tutup sana, tutup sini,
Cuba lihat budak lelaki, pakai baju pagoda pun orang tidak bising.
Perempuan. Stoking perlu pakai.
Cuba suruh budak lelaki jadi perempuan satu hari.
Pasti menangis air mata darah, kerana tidak tahan bertutup semua.
Tetapi, perempuan sentiasa sabar. Tengah panas masih boleh lagi memakai jubah.
Hebatkan perempuan?
Siapa kata jadi perempuan itu senang?
Tiap-tiap bulan, mesti ada penyakit. Hendak pergi kelas pun susah.
Kalau boleh, masa tengah jalan merasakan hendak meraung kerana kesakitan.
Cuba lihat budak lelaki , mereka nampak gembira. Kadang-kadang setahun sekali pun susah dapat sakit, tetapi sekali sakit, merungut bagai tidak ingat dunia.
Tetapi, perempuan hidup berpuluh-puluh tahun dengan penyakit tiap-tiap bulan, masih boleh tersenyum menyimpan kesakitan yang dialaminya.
Hebatkan perempuan?
Siapa kata jadi perempuan itu senang?
Hati ini Allah S.W.T jadikan sangat lembut.
Hati cepat sensitif.
Cuba lihat orang putus cinta. Kebiasaannya perempuan yang paling susah hendak lupa.
Lelaki selepas putus cinta cepat mencari pasangan baru.
Cuba pergi wayang tengok cerita Hindustan, siapa yang paling teruk menangis?
Perempuan bukan? Lelaki masih boleh ketawa.
Sungguh lembut hati perempuan. Tetapi dengan hati yang lembut itu perempuan dapat mengkagumkan lelaki. Hebat tidak perempuan?
Siapa kata jadi perempuan itu senang?
Apabila hendak keluar ke mana-mana, sentiasa ketakutan. Kerana berita asyik-asyik keluar cerita orang kena rogol, kena culik.
Lelaki pukul dua pagi masih boleh keluar minum kopi tengok bola.
Siapa kata jadi perempuan itu senang?
Jika dirogol, perempuan disalahkan kata tidak jaga pakaian,
Apabila buang anak, perempuan disalahkan cakap berhati binatang,
Apabila buat salah sikit, kena marah dengan suami,
Apabila bising terlebih, kena label perempuan tidak sopan
Betapa susah hendak jadi perempuankan?
Disebabkan susahnya hendak jadi perempuan inilah, ramai perempuan yang merajuk dengan Allah.
Mereka berkata, Allah S.W.T tidak adil.
Mengapa AllahS.W.T lebihkan lelaki?
Mengapa perempuan perlu dengar cakap suami?
Mengapa syurga perempuan terletak di bawah kaki suami?
Walhal jadi perempuan itu sangatlah susah. Bak kata orang, hendak jaga sepuluh anak lelaki, tidak susah seperti menjaga seorang anak perempuan.
Disebabkan perasaan negatif pada Allah S.W.T ini, ramai perempuan di luar sana yang ditolak.
Mereka pakai pakaian yang tidak menutup aurat dengan alasan, 'lelaki tak payah tutup pun!'
Mereka berani bertepuk tampar dengan lelaki. Mereka sanggup gadaikan diri mereka kerana percaya dengan janji manis kekasih yang busuk hati.
Kasihan pada mereka bukan?
Disebabkan fikiran yang negatif terhadap Allah S.W.T, mereka sanggup rosakkan diri mereka.
Mereka berkata mereka lakukan seperti itu kerana Allah S.W.T tidak adil.
Persoalannya sekarang,adakah benar Allah S.W.T tidak adil pada perempuan?
Betul, syurga perempuan terletak di bawah kaki suami.
Tetapi, cuba ingat kembali, syurga seorang anak lelaki terletak di bawah kaki siapa jika bukan pada kaki ibunya?
Betul, isteri kena ikut cakap suami.
Tetapi, seorang anak lelaki perlu taat pada ibunya tiga kali lebih utama daripada ayahnya.
Tidak adil lagikah Allah S.W.T pada perempuan?
Allah bukan setakat adil, tetapi Allah itu sangat sayang pada perempuan.
Untuk lelaki, syurga isterinya terletak di bawah kakinya.
Jika paling banyak lelaki ada empat orang isteri.
Cuma ada empat orang yang syurganya bergantung pada seorang lelaki itu.
Tetapi perempuan, ditakdirkan ada lima belas orang anak lelaki.
Bermakna ada lima belas orang yang syurganya terletak pada seorang perempuan itu.
Masya-Allah, hebatnya perempuan bukan?
Mengapa perempuan hebat?
Kerana kasih sayang Allah S.W.T yang menjadikan kita hebat!
Cuba didengari pula lagu-lagu yang berkumandang pada radio.
Banyak lagu berkaitan perempuan bukan?
Jarang kita dengar lagu berkaitan lelaki.
Sayang sungguh Allah S.W.T itu pada perempuan, hingga perempuan dikasihi seperti itu sekali di dunia ini.
Lihat pula apabila seorang lelaki berjaya.
Orang akan berkata, 'Disebalik kejayaan seorang lelaki terdapat seorang perempuan di belakangnya.'
Kita tidak pernah dengar orang berkata, 'Disebalik kejayaan seorang perempuan terdapat seorang lelaki di belakangnya.'
Sungguh hebat Allah S.W.T jadikan perempuan itu.
Masih tidak adil lagikah Allah S.W.T pada perempuan?
Hakikatnya, Allah S.W.T terlampau adil pada perempuan.
Disebabkan susahnya hendak menjadi perempuan ini, perempuan senang hendak masuk syurga. Berdasarkan satu hadis :
"Apabila seorang perempuan mendirikan sembahyang lima waktu, berpuasa sebulan (Ramadhan), menjaga kehormatan dan taat kepada suami, dia akan disuruh memasuki syurga melalui mana-mana pintu yang dia sukai." (Hadis Riwayat Ahmad)
Tidak adil lagikah Allah S.W.T pada perempuan?
Oh perempuan, sedarlah.
Betapa sayangnya Allah S.W.T pada kita. Betapa cintanya Allah S.W.T  pada kita.
Tetapi, mengapa kita rosakkan diri kita kerana fikiran-fikiran negatif yang tidak berasas pada Allah S.W.T?
Allah S.W.T jadikan perempuan itu sebagai hiasan dunia.
Bayangkan, dunia yang besar ini, dunia yang cantik ini, kita jadi hiasannya.
Seindah-indah hiasan itu adalah wanita solehah.
Betapa ruginya kita sekiranya ditolak menjadi seindah-indah perhiasan dunia bukan?


Tuesday, December 13, 2011

Tinggalan pENA..

BISMILLAHIRAHMANIRAHIIM................

KISAH 1 Situasi A: Ya,ALLAH.Bersepahnya bilik aku. Macamner nak kahwin ni? Kalau dapat suami cerewet,mesti tiap2 hari kena bebel.
Situasi B: Ya,ALLAH.Bersepahnya bilik ana.Macam ni ka cara aku tunjukkan cinta pada Rasullullah? Bukankah Rasulullah sangat sukakan kebersihan dan kekemasan.

Situasi A: Fuh! Nasib baik tak kena langgar tadi.Nyaris2 saja.Aku tak kahwin lagi ni.Melepas aku.

Situasi B: Alhamdulilah.Nasib baik tak kena langgar tadi.Hampir2 saja.Aku tak laksana amanah sebagai Umat Muhammad lagi ini hari ini.Menyesal tak sudah nanti.

Minda kita bila berdepan musibah atau masalah,kenapa harus dikaitkan dengan ‘Kahwin’.Oh tidak! Jangan biarkan fikiran anda ber’setting’ Kahwin sebagai alasan.

Teringat kata2 Ustaz Razak masa kelas UNGS tadi.Beliau very good observer.Ada rabitah hati dengan kami,Ingat ayat status ‘Rabitah Hati’ ana. :P .Apabila beberpa org student kelihatan mengantuk.

Celik telinga dan mata mendengar kata2 ‘hikmah’ Ustaz. ^_~

‘’Why are you guys heard’Wedding’? I’m said ‘Wording’ not ‘Wedding’. ‘’*_*  Ngeh....ngeh..
KISAH 2

Subhanallah! Cantik sungguh bulan malam ini.Sangat bercahaya.MasyaALLAH,automatik,ana akan teringat dan membayangkan bagaimana ya agaknya wajah Rasulullah.Allahuakbar!
~ ‘’Alangkah indahnya hidup ini andai dapat ku tatap wajahmu....ya Habibullah..’’
Sedang membasuh baju lewat malam tadi setelah datang mood (basuh baju pun perlukan mood ker,tak kisahlah yang penting kesungguhan dan keikhlasan ketika membasuh baju.wink wink *_* )
 Back to story.
Wah,tengah membilas bilas ,tetiba buih sabun tadi membentuk hati.Acuan hati.Love form.Cantik.Tersenyum sorang2 dalam tandas.. Syaitan jangan gelakkan ana,ok.Erk..seram lak pulak.Nasib baik semua dah tidur :D Allah sedang menghibur hatiku,homesick~ lalala..

Tengah menyidai kain pulak,nampak bungkusan ‘paperbeg’ yang biasa org kahwin guna untuk bagi sisa pada tetamu yg hadir.’Sisa ‘ di kelantan maksudnya buah tangan cth gula2 dlm bekas comel,bunga telur,dll.Biasanya bunga telur la. Bukan sisa2 makanan yer. :P
Tertiba terkeluar idea nakal.Memang kena bagi bunga telur ke nanti kahwin pada tetamu?? Boleh x ana nak bagi benda lain? Nak bagi apa yer? Hmm..jeng..jeng..jeng..
Bagi benda2 kegemaran Rasulullah; Rasulullah s.a.w ada tiga benda yang apabila diberi hadiah Baginda tidak menolak.Pertama:susu,minyak attar(wangi) terutama minyak attar kasturi,dan bantal.
Hadith riwayat Ibn Umar r.a berkata:’’Rasulullah s.a.w bersabda,3perkara tidak sepatutnya ditolak 1.bantal 2.wangian 3.susu.’’ Barangan ini disebut kerana tidak membebankan pemberi.Subhanallah,molek akhlaq Rasulullah s.a.w kan.Tidak mahu membebankan umatnya.
Boleh juga kalau nak bagi Al Quran pada tetamu.Atau pernah dapat’wahy’ dari kata2 Murabbina.Murabbina berpesan supaya kalau ada gambar capal Nabi,print dan laminate cantik2  dan simpan elok2 dalam poket baju bagi lelaki.Capal Nabi kan mulia.Dapat naik ke langit dunia ketika Isra’Mi’raj.Nabi Musa bila naik ke langit dunia,disuruh ALLAH supaya menanggalkan capalnya.Tetapi tidak capal Nabi Muhammad s.a.w. Subhanallah!
Mungkin boleh bagi gambar capal atau serban Nabi pada tetamu yang hadir.Ocece..Tak kisahlah andai ana org pertama yg buat.Biarlah org kata ana kurang adat dari kurang adab.Kan..kan..kan..Nak jadi Muaddibah (Wanita yang beradab) seperti yg didoakan Murabbina.Ameen.. 


‘’Wah..dayah ni memang dah tak lama ni..Citer pasal kahwin jer..’’ 
Ayat yang sangat lazim dan ‘zalim’ selalu dengar.
‘’InsyaALLAH..nanti ada khabar baik ana jemput anda semua..jangan risau.. ’’ Muka dah merah merona.Malu. ^_~
Terima kasih kerna ambil berat pasal ana.Selalu peringatkan ana.
Kan bagus kalau ada org selalu ingatkan ana pasal tarikh keMATIAN bukan sekadar tarikh p’KAHWINan..
p’KAHWINan perlu kad jemputan.Itu pasti.
KeMATIAN tidak perlu kad jemputan.Itu sangat pasti.
Harap2 sudilah lawat jenazah ana nanti. (“,)
Cukuplah membebel nenek ‘comel’ .Lalala.. Time to study! Yeah!! (#_#)
‘’Eiwah..sememangnya kita semua dah tak lama lagi masa.Bukankah semakin setiap satu saat pergi..semakin kita menghampiri jalan akhir sebuah kehidupan?? Aku dah sangat rindu ingin bersatu dengan Kekasihku..Ya ALLAH..Ya Rasulullah s.a.w..”
Wallahua’alam.Maaf andai ada kata2 mengguris hati sesiapa.hayya bina iman!!!  (^_^)
p/s:Repost dari status Fb.tAk der idea nak update aper dlm Blog.Tapi demi memastikan blog ini terus bernyawa.he~ 

Friday, November 18, 2011

Muslimah Memang Tak Guna..................

Bismillahirahmanirahiim..
Allahumma solli a’al saiyidina Muhammad wa a’la alihi wasohbihi wasalim
Amma ba’du.
 

Ana percaya bahawa apabila anda mula-mula membaca tajuknya, dan membacanya mengikut intonasi yang betul, anda tersangat tidak bersetuju. Sebelum anda mengatakan rasa tidak puas hati itu, eloklah dahulu anda  bertenang dan baca dengan teliti semua fakta yang dikemukakan. Mari Membaca!


Jika ada mana-mana point yang tidak tepat, nyatakan komen anda secara terbuka.

1. Perempuan yang bergelar muslimah memang tak guna kain yang nipis untuk membuat bajunya, sehingga terbayang kulitnya. Kerana dia tahu, bahawa pakaian seperti itu adalah pakaian yg layak dipakai oleh perempuan jalang.


2. Perempuan yang mengakui dirinya beragama islam memang tak guna rantai kaki yang berloceng utk dililitkan pada kakinya. Rantai ini apabila dipakai walaupun tersembunyi tetap bergemerincing dan menarik perhatian orang lain, lebih-lebih lagi lelaki JAHAT. Dia tahu sekiranya dia memakainya juga dia telah melanggar larangan Allah dalam ayat 31 surah An- Nur.


3. Perempuan yang mengakui dirinya ana muslimah memang tak guna minyak wangi yang baunya semerbak. Wangian sebegini mempunyai kuasa penyerakan bau yang amat tinggi kerana kadar kemeruwapannya tinggi. Biasanya kekuatan bau ini menunjukkan kadar kekompleksan rantai alcohol (secara kimia) yg digunakan utk membuat pewangi itu. Perempuan yang tidak memakai wangian yang kuat ini tahu bahawa inilah yang dipesan oleh nabi. Sabda junjungan bahawa wanita yang keluar rumah dgn memakai wangian, adalah seperti pelacur. Bukan tidak boleh berwangi-wangi tetapi bersederhanalah dlm pemakaian wangian tersebut.


4. Perempuan yang kuat pegangan islamnya memang tak guna kata- kata yang keji, kerana dia tahu sesiapa sahaja yang bercakap perkara yang keji adalah mereka yang rendah akhlaknya. Lelaki atau perempuan yang bercakap menggunakan perkataan yang buruk @ jahat, adalah seperti sepohon pokok yang rosak akar tunjangnya. Dia tahu bahawa perumpamaan perkataan yang baik dan buruk dinyatakan dengan jelas dalam ayat 24-26 surah Ibrahim.


5. Perempuan muslimah tak guna masa berborak untuk mengatakan hal-hal orang yang disekitarnya atau dengan kata lain mengumpat, memperkatakan keabaian saudaranya. Dia tahu bahawa sekiranya orang yang suka mengumpat baik lelaki atau perempuan dia seolah-olah memakan daging saudaranya sendiri.
Apakah sanggup kita memakan daging saudara sendiri? Persoalan ini ditanyakan kepada kita dalam firmanNya ayat 12  surah al-Hujurat.


6. Perempuan yang berpakaian berdasarkan syariat islam memang tak guna tudung tiga segi yang apabila memakainya diselempangkannya sehingga nyata bentuk perbukitan pada badannya (tudung siput babi). Sememangnya ia menjadi tatapan mata lelaki yang jahat yang terkena panahan syaitan. Dia tahu apabila bertudung, dia mesti melabuhkan tudungnya sehingga menutup alur lehernya dan tidak menampakkan bentuk di bahagian dadanya. Pesan Rasul seperti yang disuruh oleh Allah tersebut dalam ayat 59 al-Ahzab. Begitu juga seorang lelaki yang bergelar suami mesti memberi peringatan untuk isteri dan anak- anaknya.


7. Perempuan yang memahami etika dalam islam memang tak guna lenggok bahasa yang boleh menggoda seorang lelaki. Jika bercakap dengan lelaki yang bukan mahramnya, bercakaplah dengan tegas. Jangan biarkan suara lentukku untuk menarik perhatian lelaki yang sakit dalam hatinya. Sememangnya suara perempuan bukanlah aurat, jika aurat maka Allah tidak akan menjadikan perempuan boleh berkata-kata. Bertegaslah dalam percakapan, jangan gunakan suaramu untuk menarik perhatian lelaki sehingga menjadi fitnah buatmu. Bahaya suara wanita yang bercakap dengan gaya membujuk yang boleh mencairkan keegoan lelaki (yg bukan mahramnya) dicatat dalam ayat 32 surah al-Ahzab. Makna ayatnya lebih kurang begini"Maka janganlah kamu tunduk dlm berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dlm hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik" 'Tunduk' di sini ditafsirkan sbg berbicara dgn sikap yang boleh menimbulkan keberanian orang untuk bertindak jahat kpd mereka. "Penyakit dlm hati" adalah keinginan seorang lelaki utk melakukan perbuatan sumbang dgnnya seperti berzina. Mengapa? Lelaki sangat mudah tertarik kpd seorang wanita melalui suaranya.


8. Perempuan yang menjaga maruah islam memang tak guna alat make-up untuk menonjolkan kejelitaannya melainkan di hadapan suaminya sahaja. Adab bersolek (tabarruj) ini amat ditekankan kepada wanita muslim (muslimah) kerana semestinya kecantikannya adalah hak ekslusif yang mesti persembahkan kepada suaminya. Jika ingin keluar bekerja, dia memakai make-up secara bersederhana sahaja sehingga tidak jelas kelihatan pada wajahnya dia bersolek. Jangan bersolek sehingga cantiknya anda sehingga kadang2 wajah anda menjadi seperti hantu. Hendak bergincu? Jika bergincu, pakailah yg tidak menyerlah warnanya. atau Mengapa tidak pakai lipstick-non-glossy atau lipbalm sahaja?


9. Perempuan islam tak guna kain tudung yang jarang-jarang seperti jarangnya jala yang digunakan untuk memukat haiwan akuatik. Kerana apabila memakai tudung seperti ini, akan nampak juga bahagian yang sepatutnya ditutup rapi dari pandangan orang lain. Rambut adalah mahkota, tetapi jangan biarkan mahkota itu tidak 'berharga' dengan menayangkannya tanpa sebarang perlindungan. Jika mahkota berharga disimpan dengan rapi di dlam sangkar, dan ditambah pula pengwal untuk menjaga keselamatannya, maka demikian juga dengan rambut wanita. Sangkar itu adalah kain litup yang sempurna dan pengawalnya pula adalah ilmu yang diamalkan oleh anda untk memakainya dengan cara yang terbaik.


10. Jadilah perempuan islam & muslimah yang  B E R G U N A
وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوب  
Ertinya : "Sesiapa yang membesarkan syiar Allah (berkorban) mala ia adalah dari tanda ketaqwaan hati"
(Surah Al-Hajj 22: 32)

Wednesday, November 16, 2011

Tertawa dan Menangis

Bismillahirahmanirahiim..
Allahumma solli a’al saiyidina Muhammad wa a’la alihi wasohbihi wasalim
Amma ba’du.

‘’Dan sesungguhnya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan MENANGIS’’(An Najm :43)

Malam ini,ana menangis.Untuk apa,ana pun tak tahu.Terasa sangat sedih dan sebak didada.Memang ALLAH ciptakan wanita sifatnya sensitif dan mudah emosi.Ana akui kenyataan itu.Namun kadang kala wanita akan menangis tanpa sebab.Sebenarnya agak kecewa dengan diri sendiri.Tak mampu sabar melawan ujian kecil yang ALLAH bagi,asyik mengeluh dan mengaduh pada ALLAH. Makin ujian datang.kenapa terasa makin ingin menjauh dari ALLAH.Aish,takkan nak merajuk kut dengan ALLAH kot.Ana duduk dibumi siapa? Yang bagi ana rezeki siapa? Yang masih membuatkan ana bisa berdiri saat ini siapa selepas ‘pitam’seketika tadi siapa?


‘’Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?’’Ar  Rahman:16


Bagi menguatkan diri,ana pasang musik terbaik AL Quran untuk menguatkan hati.Mendengar kalamullah bisa melembutkan hati.Sebelum tu,sejak dari pagi selepas kelas,terasa ingin menangis.ALLAH jua masih memberikan kesabaran.Biasa kalau di rumah,kalau rasa macam nak menangis,mula lah cari Ma dan Abah untuk berbual atau adik2 untuk mengenak ;P


Maaf,ana juga manusia biasa.Selalu kata2 mentor ana menjadi pembakar semangat di saat iman turun naik.’’Ingat seorang mukmin tidak harus lemah semangat apatah lagi putus asa,namun seorang mukmin biasanya akan iman yazid wa yanqus(iman turun naik).’’


Berputus asa itu sifat orang sesat.


’Dia (Ibrahim )berkata,’’Tidak  ada yang berputus asa daripada rahmat Tuhannya kecuali orang yang sesat’’(Al Hijr  15:56)

Tahajud jugak menjadi pengubat.Di saat malam menyepi,walau dalam kelelahan menahan rasa sakit gagahkan iman untuk secebis pengharapan pada ALLAH.Kerna menrasakan diri teramat banyak punya kesalahan.Dan adakala banyak kata yang tidak dikota.Ayat ke dua dan ketiga  surah As Saff diulang2.


’Wahai orang 2 yang beriman,mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?? Itu sangatlah dibenci ALLAH seandainya kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan.’’

Allah..terasa lemah iman saat ini.Mohon agar diberikan kekuatan mendatangi masa masa depan.Terasa berat di dada.
Hmm..Kemudian ana belek meseg yang diterima oleh seorang sahabat beberapa hari yang lepas.Ukhti Raihan.

‘’Tanda ingatan Allah pada hambanya bukan dengan limpahan nikmat yang diberikan tapi pada ujian yang mendatang.Pernah suatu hari,Saidina Alibersa sedih kerna harinya tenang tanpa sebarang ujian.Dia menganggap ALLAH telah melupakannya pada hari itu kerna membiarkannyasenang tanpa diuji.Bersyukurlah kerna ALLAH masih memberi kita seribu ujian tanda ingatanNya pada kita agar tak dilekakan dengan dunia.Sabarlah dan berbaik sangkalah pada makhluq Allah yang lain.Moga2 kita dengan kesabaran yang sedikit ini mampu meraih redaNya yang hakiki.’’

Bagaimana ingin menjadi isteri seorang mujahid andai semangatmu tidak sekuat jiwa mujahidah???


Demi impian melahirkan seorang ulama(anak) kelak ,seharusnya walau ombak segila mana pun,harus gagahkan diri.Sekali sekala jatuh air mata.Bukan tanda lemahnya wanita.Tapi sebenarnya itulah sumber kekuatan untuk tetap bergantung pada ALLAH.Menyerahkan urusan pada ALLAH semata.


Dan berpatah ke belakang bukan jalan terbaik bagi membaiki kesilapan lalu namun sekali sekali toleh sektika untuk mengambil ibrah pada hal yang telah lalu.Bangunlah wahai isteri bakal pejuang!! Ingatlah betapa kau di dalam kesulitan ,pernahkah ALLAH berhenti berbelas kasihan dan memberi pertolongan padamu??


‘’Wahai sekalian orang orang beriman! Mintalah pertolongan pada ALLAH dengan bersabar dan solat.Kerna sesungguhnya ALLAH bersama oarng 2 yang sabar.’’ Al Baqarah :153




So,sabar yer dan doa banyak2 pada ALLAH yang Maha Mendengar dan Maha Memakbulkan doa hamba2Nya.
Sabar dan doa.Istighfar banyak2 pada ALLAH.


Orang yang arif akan hakikat ini tidak akan tertipu seperti Saidina Ali karahmallahu wajhah .Beliau diberitakan pernah berkata:’’Hai dunia   ,tipulah orang lain selainku.Aku telah menceraikanmu dengan talak tiga.Umurmu pendek,penghisabanmu sulit dan bahayamu sangat besar.Oh,betapa sedikit bekalku.Betapa panjangnya perjalananku dan betapa sunyi jalanku.’’


Zikirlah penawar hati.

Firman Agung ALLAH Azza Wa Jalla dalam suarah AR Ra’d 13:28
‘’Ketahuilah dengan mengingati ALLAH,hati akan menjadi tenang.’’

 Setiap manusia tidak lari daripada menghadapi pelbagai masalah. Bila kita merasakan tidak ada tempat mengadu, hilang arah tujuan, ingatlah sesungguhnya tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah.

Kembalilah kepada Allah, berserahlah sepenuhnya kepada Allah. Yakin lah Dia tidak pernah meninggalkan kita sendirian. Suburkanlah iman di hati dan selalu menginsafi diri. Sesungguhnya setiap ujian itu adalah pembuka jalan untuk kembali kepada Allah. Inilah caranya Allah menuntun kita agar tidak jauh daripadaNya.

Mintalah pertolongan daripadaNya dengan menggandakan kuasa sabar dan memperbanyakkan solat. Perteguhkan tawakkal dan redha dengan takdirNya. Kembalilah kepada Allah dengan memilih jalan kehambaan. InsyaAllah di situ akan ada tempat bagi melabuhkan jiwa yang kepenatan.

Dan ana juga akan sabar menunngu keputusan dari ALLAH.Menanti hari bahagia yang tidak tahu bila tarikhnya.Insya ALLAH.Mohon doa sahabat.:)

Meski adakalanya hati turut berbolak balik.Merasakan kekerdilan .Mampukah diri ini bersaing kelak dengan zauj yang entah siapa (^_<) :apabila dua2 turun dalam lapangan dakwah yang lebih luas kelak .Tambah2 bila sasaran dakwah lebih pelbagai.

‘’Hidayah,tak perlu menjadi penyaing jadilah pendukung dan pendamping terbaik.’’



Cewah..nak sedapkan hati ler tuh..hik..hik...
Kasihan kat bakal zauj kelak.’Terpaksa’ terima karenah ana yang banyak songeh dan sakit ini.

Semoga dipermudahkan urusan kami.

Buat sahabat ana yang sejak kebelakangan ini sering merujuk pada ana untuk memainkan tiga peranan:

1.Menjadi orang tengah untuk mencari pasangan
2.Menjadi penasihat untuk kahwin di usia belajar
3.Bagaimana nak menjaga hati dari tidak meminati seseorang??

Ana minta maaf terlebih dahulu.Ana bukan pakar cinta atau etc.Ana sendiri masih bertatih mencari  cinta sejati yang boleh menambah dekat dengan  Illahi.Cuma sedikit pandangan ana yang cetek ilmu dan iman senipis kulit bawang ini.

‘’Jadilah diri sendiri.Ia akan hadir apabila kita telah bersedia dan disediakan ALLAH.Dan perasaan itu tidak bisa dipaksakan.Jangan biarkan dirimu hanyut dengan perasaan.Namun olahlah perasaan itu berlandaskan acuan fitrah yang diberi ALLAH.Syariat Al Quran dan jalan sunnah jangan sekali kali ketepikan.Demi menjaga sekeping hati yang sering berbolak balik,mohon pada ALLAH agar diberi ketetapan hati.Sungguh hati itu milik ALLAH.Dan hidayat itu jua milik ALLAH.Namun Nurhidayah milik siapa??? Jeng..jeng..jeng..:D’’

Tips untuk menghilangkan kesedihan,belek AL  Quran,lauah pada ALLAH.Catatan atau tulis sesuatu pada cik kertas.Basuh baju dan berus kuat2 tapi jangan sampai terkoyak baju tu adik oii..atau telefon famili.Kalau ada adik2 kecil,bergurau dan kenak(mengenakan) mereka cukup cukup.(Tertakluk pada terma dan syarat.)Nasib baik ana ramai adik2.Nanti ada ulama(anak),boleh ajar merka nyanyi qasidah sama2 sampai paksa buat gaya nasyid.Ngeh..ngeh..ngeh..Ini tips ana sendiri jer tau.Terpulang.


Dah hepi balik. :D Maaf,ana cuba menjadi diri sendiri.Tapi kadang kala ter’tubik’(keluar) perangai lama yang suka merengek untuk benda2 yang kecik.Bdjek.:P..uhuk..uhuk..

Alhamdulilah, dah dapat mood balik nak study.Ada satu paper lagi.Dan bertimbun amanah lagi.Sama2 mendoakan umat.

K,assif.Jazakallah wahai ALLAH.
  
                 ‘’Dan sesungguhnya Dialah yang menjadikan orang TERTAWA dan menangis.’’(An Najm :43)

Tuesday, November 15, 2011

Corat coret cuti cik..

Bismillahirahmanirahiim..
Allahumma solli a’al saiyidina Muhammad wa a’la alihi wasohbihi wasalim
Amma ba’du.

Hiduplah untuk memberi sebanyak banyaknya bukan untuk menerima sebanyak banyaknya.

Laskar Pelangi.

Sebuah filem garapan dari Pengarah Muda Indonesia.
Sebuah kisah realiti yang berlaku dalam kehidupan masyarakat.Bukan sahaja di Indonesia bahkan di Malaysia dan di mana mana sahaja.
Banyak pengajaran yang bisa diambil.
Antaranya setiap warganegara mempunyai hak yang sama untuk mendapat pendidikan meskipun berasal daripada keluarga yang miskin.

Sebenarnya itulah prinsip Islam yang sebenarnya.
Kemiskinan bukan penghalang bagi sebuah kedapatan ilmu.

Benar sabdaan Nabi Muhammad sallallahualaihiwasalam.Mafhumnya:

‘’Dua perkara yang menyebabkan kekufuran  dikalangan umatku adalah kemiskinan dan kebodohan.’’

Alhamdulilah,berpandukan istikarah dan naluri hati,keputusan itu diambil.Demi dua misi yang murni.Yakni untuk membasmi kemiskinan dan kebodohan di kalangan masyarakat Melayu khususnya orang Islam.

Wang bukan segala galanya namun segala galanya memerlukan wang zaman ini.

Dan orang Islam perlu kaya untuk apa? Untuk mengkayakan masjid,pondok2 dan pelbagai institusi untuk kepentingan anak bangsa dan umat dengan menampung dana dan keperluan yang lain.

‘’Orang yang paling baik di kalangan umatku adalah yang paling banyak  memberi manfaat kepada orang lain.’’

Benar sabdaan Kekasih kita,Muhammad Rasullulah,seorang tokoh sepanjang zaman dan Al Quran bergerak bagi kita semua.

Kata cendikiawan agama,manusia yang hidup untuk diri sendiri adalah setelah dia mati,ianya akan berakhir di sitiu,namun seoarang manusia yang hidup untuk umat,meskipun dia telah mati,namun jasanya tetap dikenang dan digunakan oleh umat yang ditinggalkan.

Buktinya,lihat ulama2 zaman dahulu.Seperti Imam Hujjatul Islam ,Al Imam Al Ghazali yang mempunyai sumbang bakti yang cukup besar pada masyarakat Islam sehingga ke hari ini.Sehingga terlalu banyak karay2 agamanya yang cukup memberi manfaat pada Umat Islam sejagat keseluruhannya hingga ke abad ini.Masya ALLAH!!

Harimau mati meninggalkan belang,manusia mati meninggalkan nama.

Bukanlah apabila kita berbakti,usahlah mengharap sebrang balasan.Apatah lagi ganjaran dari yang menerima bakti.Murabbi ana sering menasihati walhal pada peringkat kita menjadi penuntut,kita seharusnya jangan sekali kali berniat dalam hati berbaik baik dengan guru kita supaya guru kita sayang pada kita,sebut nama kita dihadapan anak muridnya yang lain.Ynag itu akan datang kemudian.Namun ikhlaskan dalam hati.Ya,ikhlas tunjang penerimaan sesuatu amal.

‘’Innamal a’amalu binniat’’
''dEMI MASA,sesungguhnya manusia dalam kerugian.melainkan yang beriman dan beramal soleh..''Al Asr ayat1-3

Kisah Ayatul Asrar

Sudah lama tidak menulis kisah sendiri,hm..tapi ada orang minat ker untuk membaca,hehhe..tak palah sekurang kurangnya kelak ada catatan kenangan masa silam.
YA,ALLAH..beri hamba kekuatan untuk melawan rasa kesakitan ini.......

Selesai peperiksaan Anatomy pagi Jumaat yang penuh barakah itu,ana cepat2 pulang ke bilik untuk meraikan bersama labtop tersayang.Hehe.Melakar sesuatu coretan buat kenangan pada masa akan datang.Sambil melepaskan tension walaupun tiadalah tension sangat bukan sebab dapat jawab tapi sebab sebaliknya.Rasa macam dah study tapi entahlah ilmu itu milik ALLAH kan.Alhamdulilah.
Habis packing barang,walaupun  pada asalnya niat untuk top up tido yang tergendala sejak beberapa hari ini tetapi ana tangguh niat itu untuk tujuan yang lebih murni.P.A.C.K.I.N.G Time,hehe.

Sebelum berangkat pulang,sempat kami berempat berqasidah bersama sama di bilik.Dua orang romte ana yang asal kampungnya di terengganu akan berangkat pulang petang itu.Tapi kami masih sempat makan bersama dan berbual dan bergurau senda.Terasa manis hidup ujian sudah lepas.Terasa bagaikan suatu bebanan yang berat telah dibawa pergi kan.Namun hakikatnya dunia ini sendiri memang satu ujian dari ALLAH.Dan di syurga kelak tempat kita berehat.R&R kita  yang abadi.Maka mengapa tidak mahu sabar walau seketika saat diuji ALLAH?

Rindu tidak berqasidah bersama sama.Pada kebiasaanya kami akan meluangkan masa untuk berqasidah pada satu hari mengingati Rasulullah.Sebenarnya setiap hari harus kita mengingati Rasulullah.Memang itu yang kami cuba terapkan.Bermula dari bilik.Boleh bermula dengan pengamalan sunnah Baginda s.a.w jua. Sembahyang jemaah.Alhamdulilah.
Memandangkan jarak surau dari bilik kami agak jauh.Kami di tingkat 4.Surau tingkat 1.Jadi nafsu memenangkan ke atas fitrah.Kalau dulu,kamu berada berdekatan dengan surau semasa duduk di asrama lain.Ada pulak macam itu.hehe.Sepatutnya tidak kira betapa jauh jarak surau itu,harus kami gagahkan fitrah iman untuk berjemaah.Lagi pula surau itu agak sepi dan kurang orang yang mengimarahkan.Mungkin salah ana.Sepatutnya memang tanggungjawab ana mengimarahkan surau a.k.a bilik usrah sebenarnya.Sebagai taklifan ICB(Intensif Care Bureau) atau Biro Dakwah ana seharusnya mengerakkan usaha.Ya,ALLAH.Ampunkan dosa hambamu ini.Tak sempat lagi menyusun waktu untuk gerak kerja.Masya ALLAH,tugas mengimarahkan surau pun ana belum termampu buat lantaran baru dilantik dan agak sibuk sebenarnya dengan tugas sebagai pelajar,peniaga dan dan dan ..grrr ..alasan lagi??OK,Insya ALLAH,balik cuti ini sudah ada jadual tersusun program2 untuk imarah surau dan program dakwah lain di asrama ini.Doakan yer.

Tetiba rindu untuk berjemaah di Masjid Al Husna,kampung ana.Rumah ana letak nya belakang Masjid itu.atau juga dikenali Masjid Baung Bayam.Pada kebiasaannya ana bersama abah,ma,adik2 pergi berjemaah di Masjid.Dan ana lebih suka berjalan ke masjid yang hanya memakan masa selama 5minit lebih kurang.Dan biasanya ana akan pergi pada tiga waktu sahaja atas sebab2 tertentu.Iaitu waktu Subuh,Maghrib dan Isyak.Dan pada cuti semester 6bulan hari itu,masjid dan rumah lah lokasi yang ana selalu ulang alik.Sekali sekala berjenguk ke Hospital melawat doktor untuk rawatan lawatan susulan.hehe.Kafarah dosa.Bukan ke riak kan yang ingin ditunjukkan.Maafkan hamba ya ALLAH jika ada terlintas seketika perasaan ini.Sekadar ingin berkongsi cerita dan pengajaran yang banyak ana kutip sepanjang dapat ke masjid.Itu nikmat hidayat yang ALLAH bagi.Allahummarzuknal istiqamah.Ameen.

Apabila ALLAH menggerakkan hati seorang hamba untuk berbuat kebaikan,bersyukurlah atas nikmat itu.Sebab itu dalam doa kita,jangan sekali kali lupa untuk berdoa kepada ALLAH agar diberi taufik dan hidayat untuk melakukan kebaikan dan amalan soleh.Bahkan kita sendiri tidak tahu apakah amalan kita diterima oleh ALLAH atau tidak?Mudah mudahan.Prasangka baik sentiasa mendahului terhadap Pencipta dan yang dicipta.

Ok.back to reality.Kami sempat mendendangkan Qasidah yang baru didengar.Siap buat musik tambahan sendiri lagi.Qasidah itu adalah syair puji pujian terhadap Rasulullah s.a.w yang dicipta oleh ulama2 dan sahabat2 Rasulullah s.a.w dahulu.Qasidah dapat melembutkan dan menghidupkan hati yang mati.Bahkan qasidah jua dapat mendatangkan angin apabila terasa malas untuk belajar.Dan ana mula jatuh cinta dengan qasidah ini semasa minggu maulidul rasul semasa program’MARI BERSELAWAT IIUM’’ bertarikh hari lahir ana pada tahun lepas kalau tidak silap.Memang sebuah hadiah berharga dari ALLAH.Airmata memang tak berhenti mengalir lah malam barakah itu namun cuba kuseka dengan purdahku pada malam Maulidul Rasul.Merdu dan syahdu sekali.Terasa nyaman dan indah dan tenang menjalar dalam hati.Sebelum ini biasa jugak dengar alunan qasidah namun tidak tahu pula itu qasidah.Yang biasa ana dengar versi Haddad Alwi bersama budak kecil comel Sulis itu yang sekarang pun ana kira sudah berusia belasan tahun.ALLAHURABBI..Terima kasih ya
Tuhan.Alhamdulilah.InsyaALLAH,apabila ana punya ulama(anak) kelak,akan ana terapkan kecintaan musik di hatinya iaitu qasidah.Qasidah juga menjadi irama yang sering bersenandung di Pondok2 dan Pasenteren.

Habis berqasidah,ana dan sahabat ana yang juga berasal dari Kelantan menonton cerita.Secara tak sengaja. :P Sebenarnya niat ana hendak meng’copy’ cerita.Tapi tertonton cerita yang agak mistik.Tapi bukan nonton2 saja.Ambik beberapa ibrah.Cerita Taiwan yang bertajuk ‘Phobhia’.Setiap kali menonton cerita versi mistik begitu,pastilah harus ada bantal atau yang sama waktu denganya.Untuk menghadapi saat2 genting.Penakut betul.Nak tengok sangat.Tapi bukan penakut sebenarnya Cuma kurang berani.Hehe.Ha! Alasan lagi.grrr..Tapi kami me’lihat’ sekejap sahaja ‘movie’ itu lantaran ada awla yang lebih penting.Sekali lagi, Final Touch Packing.


Before berangkat pulang ke kampung,ana harus menghadiri meeting  PC untuk sebuah program sempena Maal Hijrah nanti.Jasad ajer di situ tapi roh sudah melayang layang di rumah agaknya.Tambah2  keseganan  kerna sudah lama tidak bermuamalat dengan ‘Saudara’ atau Brother untuk tugas2  persatuan atau gerak kerja jemaah menjadikan ana agak kekok.Maaf yer.Dahlah assistant xde.Assistant merangkap romate tersayang yang sudah pun berada di rumahnya ana kira saat ini tidak dapat meghadirkan diri.Nak buat macam maner,meeting last minute.Tapi nasib baik ade yang sudi meneman.Kerna kekalutan,boleh pulak tertinggal hp.Hp kesayangan yang berjasa dihadiahkan oleh seorang sahabat.Alhamdulilah.Brother tadi jua terjumpa dan mengembalikan semula.Alhamdulilah.Berangkat ke terminal Kuantan.

Sampai di rumah,terasa rindu sangat untuk memandang wajah ma dan abah.Tetapi entah kenapa rasa segan dan bersalah.Ha..mesti ad buat salah ini.Hehe.Terasa sebak di dada saat melihat beberapa helaian uban di rambut ma.Dan melihat garisan kerutan pada dahi Abah.Ma,Abah..maafkan anakmu ini yang selalu menyusahkan kalian dan tidak berusaha sehabis daya meringankan beban kalian.Insya ALLAH,ana akan berusaha lebih gigih lagi mengumpul wang untuk Haji Ma dan Abah dengan pendapatan melalui perniagaan yang ana jalankan ini.ALLahumma ameen ..

Entah kenapa,Raya haji tahun ini agak suram.Lantaran ketiadaan dua ahli keluarga yang tidak dapat cuti panjang pulang beraya di kampung.Abang dan adinda tersayang yang berada di Kuala Lumpur tidak dapat pulang lantaran cuti raya haji hanya sehari.Kemeriahan bertambah suram kerna kak2 ana yang sudah berkahwin itu juga tiada bersama pada hari raya pertama.Kerna pulang beraya di kampung mertua mereka.Petang sedkit atau raya kedua baru balik.Namun ade jua hal lain yang menggangu fikiran ana sejak pulang ke rumah ini.Sehingga membuatkan ana menjadi pendiam dan kelihatan asyik berkhayal memikirkan sesuatu.Abah dan Ma perasan rasanya.Sebab apa ya???

Bersambung................